memulai franchiseBisnis franchise merupakan langkah awal ataupun batu loncatan untuk mendapatkan banyak uang dan keuntungan yang berlipat ganda. Bagaimana tidak? Bisnis franchise mudah dijalankan dan Anda bisa menjalankannya sambil bekerja di kantor Anda. Anda hanya cukup memantau kinerja anak buah Anda dan uang pun mengalir ke kantong Anda. Begitu mudah dan menguntungkan.

Langkah awal Anda untuk memulai franchise adalah menentukan jenis usaha yang akan dibuka. Hal ini bertujuan untuk memfokuskan usaha franchise dan tidak menghambur-hamburkan modal. Contoh jenis-jenis usaha yang cocok untuk memulai franchise adalah pasar swalayan, mini market, restoran siap saji, dan toko 24 jam. Setelah itu, siapkan modal dan minta ijin dari perusahaan yang akan Anda pinjam namanya. Pada dasarnya franchise adalah bisnis yang “menjiplak” nama dari suatu perusahaan yang sudah maju, maka tentu saja Anda harus meminta ijin dari pemilik perusahaan tersebut. Namun, dalam memulai franchise ada ketentuan dan prosedur yang harus diikuti. Prosedurnya antara lain, karyawan atas rekomendasi pemilik asli, tidak boleh mengubah logo ataupun slogan yang sudah ada, properti harus sesuai dengan yang tersedia.

Kelihatannya memang cukup repot, tapi itu bukan masalah besar untuk mendapatkan penghasilan dana yang banyak. Faktor penting lain yang harus diperhatikan adalah menentukan tempat yang cocok dan strategis. Penentuan tempat ini bertujuan untuk menunjang bisnis franchise Anda dan mencari keuntungan semaksimal mungkin. Setelah itu, pada hari pertama iklankan bisnis franchise Anda. Tujuannya untuk menarik minat konsumen supaya datang ke usaha franchise Anda.

Selain hal-hal tersebut, Anda juga harus mengerti betul manajemen biaya yang baik dalam berbisnis. Hal ini sangat vital dan harus dikuasai oleh siapapun yang yang bergelut di bidang bisnis. Menurut prinsip ekonomi, kita sebaiknya menyisihkan 10% dari pendapatan kitbisnis franchisea. Jadi, jika Anda membuka franchise jangan lupa menyisihkan pendapatan 10% untuk ditabung. Sisa dari pendapatan dapat Anda gunakan untuk membayar biaya sewa, SDM, biaya produksi, rekening listrik, rekening telepon, serta kebutuhan pribadi Anda. Selain keuntungan dari berjalannya bisnis Anda, Anda juga akan mendapatkan keuntungan dari bunga tabungan Anda tiap bulannya. Bunga dari tabungan Anda dapat dikumpulkan dan dijadikan modal baru untuk memperlancar usaha franchise Anda. Manajemen biaya memang tidak mudah. Jika tidak pintar-pintar melakukan manajemen biaya, usaha franchise Anda akan rugi. Usaha franchise jika dikelola dengan benar ibarat “kecil namun berbalik besar”. Jadi, asyik bukan bergelut dalam bisnis franchise?